Habib Muhammad Rizieq Syihab angkat bicara; seharusnya menurut Rizieq, Partai Nasdem tempat Vecky bernaung hendaknya bersikap negarawan dan meminta maaf
Habib Muhammad Rizieq Syihab angkat bicara; seharusnya menurut Rizieq, Partai Nasdem tempat Vecky bernaung hendaknya bersikap negarawan dan meminta maaf

www.HorasSumutNews.com – Menginjak tiga tahun pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) -Jusuf Kalla, kelihatannya nilai toleransi masyarakat semakin memprihatinkan. Bangsa Indonesia yang selama ini dikenal dengan hidup rukun ditengah pluralisme, namun saat ini menjauh dari predikat itu.

Entah apakah ada usur kesengajaan terorganisir atau tidak, yang pasti hujat menghujat nilai-nilai kepercayaan antar umat beragama terus menerus bermunculan.

Hukum yang dirasa tidak tegas, tidak transparan dan berlarut-larut menjadi aspek tersediri atas ketidak adilan dan kekecewaan yang menyelimuti perasaan masyarakat, sementara disatu sisi seakan ada pihak yang menikmati situasi ini hingga berbuat semakin leluasa.

Adapun setelah kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan beberapa kasus intoleran lainnya, muncul kasus terbaru yang menjadi keprihatinan nasional yakni mengenai pidato Ketua Fraksi Partai Nasdem, Victor Bungtilu Laiskondat atau Vecky yang berbau sara dan intoleran.

Mengenai keprihatinan ini, Habib Muhammad Rizieq Syihab angkat bicara; seharusnya menurut Rizieq, Partai Nasdem tempat Vecky bernaung hendaknya bersikap negarawan dan meminta maaf, terlebih para alim ulama tokoh nasional telah memberikan nasehat akan perbuatan yang tidak terpuji dilakukan oleh Vecky.

Namun sayangnya sikap partai Nasdem seakan membenarkan prilaku Vecky dan menyalahkan pihak lain yang menyebarkan tindakan buruk yang dilakukan oleh Vecky.

“Semula saya berharap setelah Vecky diprotes oleh masyarakat dan dilaporkan oleh berbagai partai, serta diberi peringatan oleh Pimpinan DPR RI, lalu dinasihati oleh MUI, dan dinasihati juga oleh Gus Sholah Pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng cucu dari Pendiri Nahdhotul Ulama (NU), seyogyanya Vecky dan Partai Nasdemnya meminta maaf kepada umat Islam, sehingga hal ini tidak menjadi sumber kegaduhan nasional,” katanya secara tertulis yang dilansir dari Aktual.com, Rabu (9/8).

“Tapi ternyata sayang sejuta sayang, Vecky tetap ngotot dengan perilakunya yang tidak terpuji, bahkan partainya Nasdem dengan tanpa punya rasa malu terus membelanya. Setelah dibully sana sini, baru Partai Nasdem membuat Pernyataan Keprihatinan, sekali lagi saya katakan Pernyataan Keprihatinan, bukan permohonan maaf, bahkan isinya tetap membela Vecky dengan dalih rekaman editan yang membuat kesalah-pahaman,” tambahnya.

Adapun Habib Rizieq sendiri mengaku telah mendapatkan video versi lengkap dari pidato Vecky. Dari video berdurasi 21 menit 12 detik itu, dia telah berulangkali memutar dan mencerna maksud pidato provokatif tesebut, hingga dia mencatat setidaknya ada lima hal yang menjadi persolan. Berikut catatannya:

1. Bahwa Ketua Fraksi Nasdem di DPR RI, Victor Bungtilu Laiskondat alias Vecky adalah seorang Kristen Ekstrim yang rasis dan Fasis serta anti Islam. Padahal agama Kristen tidak sekali-kali mengajarkan yang demikian itu.

2. Bahwa Vecky dengan sengaja dan penuh maksud jahat telah menghujat ajaran Islam tentang Khilafah dan menistakannya serta mengkatagorikannya sebagai ajaran Ekstrim dan Radikal.

3 Bahwa Vecky memfitnah ajaran Islam tentang Khilafah akan bubarkan NKRI dan tutup semua Gereja, serta paksa semua rakyat apa pun agamanya untuk melaksanakan Shalat. Padahal Khilafah Islamiyyah dalam ajaran Islam tidak pernah mengajarkan yang sedemikian rupa. Bahkan Khilafah Islamiyyah lahir dari ajaran Islam yang rohmatan lil ‘aalamiin, melindungi semua manusia apa pun suku budaya dan agamanya.

4. Bahwa Vecky telah melakukan kampanye politik kotor agar masyarakat tidak memilih partai Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN dalam Pilkada mau pun Pileg, dengan dalih karena berada di belakang umat Islam yang mengamalkan ajaran Islam terkait Khilafah. Jadi persoalan ajaran Islam terkait Khilafah Islamiyyah dijadikan dalih oleh Vecky dalam propaganda politik kotornya.

5. Bahwa Vecky secara provokatif penuh kebencian dan permusuhan mengajak masyarakat secara terbuka agar membenci dan memusuhi, serta membunuh semua umat Islam yang mengamalkan ajaran Islam terkait Khilafah. Dengan kata lain, Vecky menyerukan Pembantaian Umat Islam karena mengamalkan ajaran agama Islam terkait masalah Khilafah.

“Jelas dan terang sekali tanpa diragukan bahwa Vitor alias Vecky telah melanggar hukum dan etika,” ujar dia.

Karenanya, Habib Rizieq menyerukan tiga hal kepada segenap umat Islam untuk mendapat keadilan sesui hukum yang berlaku di Indonesia. Berikut seruannya:

1. Laporkan Vecky ke Badan Kehormatan DPR RI agar segera dipecat secara tidak hormat.

2. Laporkan Vecky ke Komnas HAM karena perilakunya telah membahayakan kemanusiaan dan merupakan pelanggaran HAM berat.

3. Laporkan Vecky ke Mabes Polri dan ke seluruh Mapolda-Mapolda di berbagai daerah tentang adanya Penodaan Agama, ujaran kebencian serta ancaman ancaman pembunuhan masal berencana.

Sekain itu dia mengingatkan kepada para Penegak Hukum agar tidak mencari alasan apa pun untuk melindungi Penista Agama seperti yang pernah terjadi dalam Kasus Ahok.

“Ingat, tidak ada yang kebal hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini. Siapa pun bersalah, siapa pun melanggar hukum, maka harus diproses secara hukum. Anggota Dewan sekali pun jika melakukan pelanggaran Pidana harus diproses. Insya Allah, jika proses hukum berjalan adil dan jujur sesuai aturan yang berlaku di NKRI, maka Kasus Vecky tidak akan jadi kegaduhan nasional,” tegasnya.

“Namun hati-hati, jika Kasus Vecky dipolitisasi untuk melindungi Penista Agama, maka jangan salahkan umat Islam jika terpaksa harus kembali menggelar aksi besar bela islam jilid kedua,” pungkasnya. (hrs/lp/aktual)

loading...
Horas Sumu News majalah pria dewasa internasional majalah dewasa internasional majalah pria dewasa maxim majalah maxim 2017 majalah gress maxim hot photos majalah fhm maxim hot 100 pictures

BAGIKAN