Berulang Tahun Dapat Hadiah Tersangka oleh KPK, Setya Novanto: Doakan Saya Sehat

Hasilnya, KPK kemudian kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka dengan menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP).
Hasilnya, KPK kemudian kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka dengan menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP).

www.HorasSumutNews.com – Terbaru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP untuk kali kedua.

Penetapan tersangka itu dilakukan KPK usai melakukan penyelidikan baru atas kasus yang merugikan negara Rp2,3 trilyun itu.

Status tersangka Ketua Umum Partai Golkar itu sekaligus menjadi kado ulahtahun Novanto yang ke 62.

Sebab, tepat pada hari ini, Minggu 12 November, politisi asal Bandung itu merayakan hari kelahirannya.

Awak media yang menemuinya di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat itupun tak lupa untuk menyapa.

Kemunculan Novanto itu sendiri untuk meresmikan gedung baru DPP Partai Golkar.

“Pak Novanto selamat ulangtahun,” sapa awak media.

Dengan mengenakan kemeja putih, Novanto pun membalas dengan senyuman seraya mengucapkan terimakasih dan meminta didoakan.

“Doain semoga diberi kesehatan dan umur panjang, dan semua persoalan bisa terselesaikan,” ucap Setya Novanto kepada awak media.

Akan tetapi, saat dicecar apakah dirinya akan menghadiri pemanggilan KPK sebagai tersangka, Senin besok, Novanto langsung kabur.

Sembari terus menerobos dan merangsek kerumunan, ia masuk ke dalam kantor DPP Partai Golkar.

“Nanti, kita lihat ya,” singkatnya sambil berlalu.

Sebelumnya, KPK resmi menyatakan Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP untuk kali kedua usai melakukan penyelidikan baru terkait kasus tersebut.

“Setelah proses penyelidikan, terdapat bukti permulaan yang cukup, usai dilakukan gelar perkara pada akhir Oktober,” ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Jumat (10/11) kemarin.

Hasilnya, KPK kemudian kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka dengan menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP).

“KPK menerbitak SPDP pada tanggal 31 Oktober 2017 atas nama tersangka SN, Angggta DPR RI,” tegasnya.

Dalam penjelasannya, Saut menyebut sejumlah pasal yang menjadi dasar hukum penetapan lagi Novanto sebagai tersangka.

“SN disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasn Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat 1 (1) KUHP,” beber Saut.

Dalam penetapan Novanto sebagai tersangka ini, KPK juga sudah mengirimkan SPDP dimaksud.

“Tertanggal 3 November 2017, ke rumahnya di Jalan Wijaya nomor 13, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada sore hari,” kata Saut.

loading...
Horas Sumu News majalah pria dewasa internasional majalah dewasa internasional majalah pria dewasa maxim majalah maxim 2017 majalah gress maxim hot photos majalah fhm maxim hot 100 pictures

http://zo.ee/4l4Nm

Kumpulan Tips Seputar Seks Agar Makin HOT (Klik Disini)
https://senyumnews.xyz/topik/seks/

loading...
BAGIKAN