Senin, Januari 25, 2021

Akhirnya Bos Penimbun Minyak Ilegal Ditangkap

Horas Sumut News – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menangkap Gunardi yang merupakan terpidana kasus penimbunan minyak ilegal. Dia ditangkap setelah sempat buron selama 4 tahun.

“Jadi terpidana Gunardi ini merupakan terpidana dalam tindak pidana migas yang menyimpan minyak ilegal jenis solar sebanyak 2 ton yang disimpan dalam 2 unit Tedmond dan 17 jeriken. Terpidana ini menjadi DPO sejak 4 tahun yang lalu sejak tanggal tanggal 16 Mei 2016,” kata Kasi Penkum Kejati Jambi, Lexy Fatharani, kepada wartawan, Kamis (7/1/2021).

Penangkap dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung nomor: 1851 K/Pid.Sus/2015 per tanggal 16 Mei 2016. Kasus ini bermula pada 2013.

Gunardi saat itu disebut menyimpan minyak solar ilegal di Tempino, Batanghari, Jambi. Dia kemudian ditangkap dan disidang.

Gunardi kemudian mengajukan kasasi ke MA. Dia dihukum 6 bulan penjara.

“Selama 4 tahun kabur itu lalu kita dapatkan informasi jika terpidana kerap berpindah-pindah lokasi dan akhirnya kita berhasil tangkap di lokasi Mayang, Kota Jambi, di tempat rumah kontrakannya tanpa adanya perlawanan,” ujar Lexy.

Dia dinyatakan bersalah melanggar Pasal 53 huruf c UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Dia divonis 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta rupiah.

“Saat ini rencananya terpidana akan kami eksekusi di Lapas Klas II Jambi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu,” kata Lexy.

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles