www.HorasSumutNews.com – Berita Terbaru – Soda merupakan minuman ringan yang cukup akrab di masyarakat.

Rasanya manis dan segar dapat melegakan dahaga ketika cuaca sedang manis-manisnya.

Namun, meskipun popularitasnya tidak pernah redup, orang-orang banyak yang mulai menyadari bahwa soda dapat memicu kerusakan gigi dan diabetes tipe-2.

Oleh karena hal ini, perusahaan soda pun memutar otak untuk mengatasi hal-hal tersebut.

Mereka membuat suatu inovasi baru, yakni soda dengan tingkat gula yang rendah.

Meskipun berlabel rendah gula, ternyata sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa soda dengan gula yang rendah sama tidak sehatnya dengan soda biasa.

Dalam jangka panjang, soda tersebut juga akan memberikan efek negatif bagi tubuh.

Menurut penelitian yang dilakukan oelh tim ilmuwan dari Universitas Boston sebagaimana dilansir dari Viralthread.com, meminum soda dengan jumlah gula rendah dalam sehari dapat meningkatkan potensi seseorang untuk menderita stroke dan demensia.

Penelitian tersebut dipublikasikan di jurnal medis resmi American Heart Association.

Dalam penelitian tersebut, tim peneliti mengambil sampel 4.372 orang dewasa yang berusia dia atas 45 tahun.

Kemudian, mereka diminta untuk mengisi kuesioner rinci mengenai asupan makanan dan minuman mereka pada tahun 1990an.

Hal ini dilakukan untuk melacak makanan yang dikonsumsi oleh mereka selama sepuluh tahun terakhir.

Dalam pelacakan jenis makanan tersebut, menunjukkan bahwa mereka setidaknya mengonsumsi satu botol soda rendah gula dalam sehari.

Ketua penelitian, Matthew Pase, merekomendasikan seseorang untuk mengonsumsi banyak air putih daripada minuman manis dan makanan manis.

Lebih lanjut, dalam penelitian tersbut, 3% orang pernah terkena stroke dan 5% mengalami demensia.

Dari hasil tersebut ia menyimpulkan bahwa dampak yang ditimbulkan oleh soda rendah gula memang terbilang kecil.

Meski demikian, penelitian ini telah mengungkap potensi yang ditimbulkan karena soda rendah gula. (Tribun)

loading...

BAGIKAN