Halaman

    Social Items


HorasSumutNews - Seekor monyet liar mengamuk dan mengacak-acak rumah warga di Kota Mojokerto. Warga terpaksa menembak mati monyet ekor panjang ini menggunakan senapan angin.

Monyet liar ini mengamuk di permukiman penduduk Lingkungan Sekar Putih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Babinsa Kedundung Sertu Yosef Mulyono mengatakan kera liar ini datang dari arah persawahan di sebelah timur Lingkungan Sekar Putih.

Monyet ekor panjang ini masuk atap rumah Sutiyono dan Tolib. Saat didekati warga dengan memberinya pisang, monyet justru mengamuk. Warga pun tak berani menangkapnya dengan tangan kosong.

"Dari rumah Sutiyono, monyet kemudian melompat masuk ke rumah Tolib dan mengacak-acak plafon," kata Yosef kepada wartawan di lokasi.


Khawatir monyet melukai orang di sekitarnya, Yosef bersama warga memilih melumpuhkan monyet liar ini. Monyet yang semula bersembunyi di plafon rumah Tolib dipancing keluar menggunakan tongkat dan peluit.


Begitu monyet menampakkan diri, dua warga menembak kera tersebut menggunakan senapan angin. Seketika monyet ini terkapar setelah peluru senapan angin bersarang di sekitar leher dan perutnya.

"Saat monyet muncul, langsung dilumpuhkan oleh warga dengan senapan angin," terang Yosef.

Yosef menduga monyet ini bukan peliharaan warga yang terlepas. "Biasanya, kalau monyet itu peliharaan, dikasih pisang pasti datang. Yang kedua, tidak ada tanda-tanda apa pun, seperti kalung dan sejenisnya. Monyet tersebut juga melawan saat akan ditangkap warga," tandasnya. 

Seekor Monyet Liar Ditembak Mati Saat Acak-acak Rumah Warga di Mojokerto


HorasSumutNews - Seekor monyet liar mengamuk dan mengacak-acak rumah warga di Kota Mojokerto. Warga terpaksa menembak mati monyet ekor panjang ini menggunakan senapan angin.

Monyet liar ini mengamuk di permukiman penduduk Lingkungan Sekar Putih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Babinsa Kedundung Sertu Yosef Mulyono mengatakan kera liar ini datang dari arah persawahan di sebelah timur Lingkungan Sekar Putih.

Monyet ekor panjang ini masuk atap rumah Sutiyono dan Tolib. Saat didekati warga dengan memberinya pisang, monyet justru mengamuk. Warga pun tak berani menangkapnya dengan tangan kosong.

"Dari rumah Sutiyono, monyet kemudian melompat masuk ke rumah Tolib dan mengacak-acak plafon," kata Yosef kepada wartawan di lokasi.


Khawatir monyet melukai orang di sekitarnya, Yosef bersama warga memilih melumpuhkan monyet liar ini. Monyet yang semula bersembunyi di plafon rumah Tolib dipancing keluar menggunakan tongkat dan peluit.


Begitu monyet menampakkan diri, dua warga menembak kera tersebut menggunakan senapan angin. Seketika monyet ini terkapar setelah peluru senapan angin bersarang di sekitar leher dan perutnya.

"Saat monyet muncul, langsung dilumpuhkan oleh warga dengan senapan angin," terang Yosef.

Yosef menduga monyet ini bukan peliharaan warga yang terlepas. "Biasanya, kalau monyet itu peliharaan, dikasih pisang pasti datang. Yang kedua, tidak ada tanda-tanda apa pun, seperti kalung dan sejenisnya. Monyet tersebut juga melawan saat akan ditangkap warga," tandasnya. 
close
loading...