Halaman

    Social Items


HorasSumutNews - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan bahwa layanan internet di Wamena, Papua, kembali bisa diakses lagi oleh warga di sana.

Hal ini tak terlepas dari menurunnya hoax dan situasi di Wamena sudah pulih.


Keputusan tersebut, seperti dituturkan Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu, berdasarkan hasil evaluasi pemerintah.

"Jam 09.00 WIT internet di Wamena dan sebagian titik di Kota Jayapura akan dibuka," kata Ferdinandus Sabtu (28/9/2019).

Diketahui, pembatasan akses internet oleh pemerintah di Wamena itu dilakukan sejak Senin (23/9). Langkah tersebut diambil menyusul adanya kericuhan yang berdampak hilangnya korban jiwa.


Adapun pemblokiran internet itu juga, menandakan pemerintah telah melakukan pembatasan alias blokir akses internet di Bumi Cenderawasih sebanyak dua kali dalam waktu berdekatan, yang juga dilakukan beberapa waktu silam saat juga terjadi kericuhan. Pembatasan dilakukan untuk membatasi beredarnya pesan hoax.


Sebelumnya, pemerintah menginstruksikan pembukaan blokir akses internet di Papua dan Papua Barat pada pertengahan Agustus hingga pertengahan September. 

Hoax Sudah Menurun, Internet di Wamena Kembali Dibuka


HorasSumutNews - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan bahwa layanan internet di Wamena, Papua, kembali bisa diakses lagi oleh warga di sana.

Hal ini tak terlepas dari menurunnya hoax dan situasi di Wamena sudah pulih.


Keputusan tersebut, seperti dituturkan Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu, berdasarkan hasil evaluasi pemerintah.

"Jam 09.00 WIT internet di Wamena dan sebagian titik di Kota Jayapura akan dibuka," kata Ferdinandus Sabtu (28/9/2019).

Diketahui, pembatasan akses internet oleh pemerintah di Wamena itu dilakukan sejak Senin (23/9). Langkah tersebut diambil menyusul adanya kericuhan yang berdampak hilangnya korban jiwa.


Adapun pemblokiran internet itu juga, menandakan pemerintah telah melakukan pembatasan alias blokir akses internet di Bumi Cenderawasih sebanyak dua kali dalam waktu berdekatan, yang juga dilakukan beberapa waktu silam saat juga terjadi kericuhan. Pembatasan dilakukan untuk membatasi beredarnya pesan hoax.


Sebelumnya, pemerintah menginstruksikan pembukaan blokir akses internet di Papua dan Papua Barat pada pertengahan Agustus hingga pertengahan September.