Kasihan! Wanita Berobat Usai Dipukul Pria di Klub Malam, Sampai RS Malah Dihajar Lagi oleh Dokternya

77
“Aku tidak bisa hanya berdiri di sana dan melihat kekerasan itu. Pria manapun pasti akan melakukan hal yang sama untuk menghentikan perkelahian.”
“Aku tidak bisa hanya berdiri di sana dan melihat kekerasan itu. Pria manapun pasti akan melakukan hal yang sama untuk menghentikan perkelahian.”

www.HorasSumutNews.com – Terbaru  Pemukulan dalam bentuk apapun, apalagi diarahkan kepada seorang wanita sangatlah tidak dibenarkan. Dan hal inilah yang terjadi pada seorang wanita muda yang berasal dari Rusia. Singkat cerita, ia pergi ke rumah sakit untuk mengobati luka-lukanya setelah dihajar oleh seorag pria tak dikenalnya di sebuah klub malam.

Namun, alangkah terkejutnya ia saat berada di rumah sakit, dokter yang seharusnya mengobati luka-luka yang dideritanya malah memukulnya. Berdasarkan sumber yang Penyerangan itu terjadi pertama kali di sebuh klub malam.

Gadis yang masih berusia 20 tahun itu diminta pergi berobat ke dokter. Tapi, alangkah kagetnya Dmitrieva, nama gadis tersebut, mengetahui siapa sang dokter. Ternyata, dokter yang menanganinya itu merupakan pria yang telah memukulnya tadi malam di klub. Melihat Dmitrieva, sang dokter pun langsung emosi dan kembali melakukan pemukulan.

“Banyak saksi mata yang akan membuktikan bahwa kau yang pertama kali mengancamku,” kata sang dokter.

Si dokter bahkan mengancam wanita itu jika ia berani melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Saat tengah adu argument si dokter terlihat berusaha memblok kamera untuk tidak merekam aksinya. Tapi, sayangnya video tersebut menyebar dengan cepat.

Dokter senior yang diketahui bernama Vladmir Naumov itu langsung dipecat dari kementerian kesehatan regional karena sudah secara kasar menyerang pasiennya. Vladamir membela diri jika malam itu ia melihat Dmitrieva dan gerombolannya tengah menghajar seorang wanita dan ia hanya ingin menolong saja.

Namun pembelaannya tak digubris oleh Kepala Kesehatan.

 

“Aku tidak bisa hanya berdiri di sana dan melihat kekerasan itu. Pria manapun pasti akan melakukan hal yang sama untuk menghentikan perkelahian.”

Naumov lalu mengaku jika dirinya sangat geram melihat wanita itu lagi. Namun, pemecatan terhadap dirinya sudah final.



loading...