[Update] Biodata Baden Powell (Robert Baden-Powell) Beserta Fakta nya

41
[Update] Biodata Baden Powell (Robert Baden-Powell) Beserta Fakta nya
[Update] Biodata Baden Powell (Robert Baden-Powell) Beserta Fakta nya

www.HorasSumutNews.com – Terbaru Sejarah atau asal dari gerakan kepanduan (yang kita kenal sebagai istilah Pramuka). Beliaulah orang yang selama ini mendirikan gerakan kepanduan dunia pertama kalinya. Pramuka sebutan yang kita kenal di Indonesia adalah inspirasi dari Gerakan kepanduan yang di ciptakan oleh Baden Powel. Siapakah sosok Baden Powel, berikut adalah biodata sekaligus perjalanan hidupnya yang sudah saya rangkum secara singkat :

Biodata Baden Powell / Robert Baden-Powell


Nama Lengkap : Robert Stephenson Smyth Baden Powell
Nama panggilan : Baden Powell atau dipanggil “BP”(baca:bipi), nama “BP” akrab dipanggil oleh para pandu
Nama Kecil : Stephenson
TTL : Kota London, Inggris, 22 Februari 1857
Nama Ayah : Prof. Domine Baden-Powell
Ibu                 : Miss Henrietta Grace Smyth
Saudara         : 9 orang (Warrington, George, Augustus, Frank, Penrose, Agnes, Henrietta, Jessie, dan Baden Fletcher)

Robert Baden Powell adalah tokoh inggris yang lahir pada tanggal 22 Februari 1857 di London Inggris. Pria dengan nama lengkap ini Robert Stephenson Smyth Baden-Powell, Baron I Baden-Powell Gilwell, adalah tentara Inggris sekaligus penemu the Boy Scouts, Ia adalah lulusan dari Catherhouse School. Powell Bergabung dengan pasukan Hussars ke -13 di India pada tahun 1876 sampai 1895.

Baden Powell sukses bertugas di India, Afganistan, Zulu,  dan Ashanti. Sebelum masa perang Boer, Powell bertugas sebagai staf perwira di Kerajan Inggris. (1986-1897), ia juga menjadi kolonel pasukan berkuda di Afrika Selatan, serta terpilih sebagai kolonel dari pengawal naga ke 5.

Karena Pengabdian dan kebranian selama bertugas mempertahankan kota Mafiking, dari kepungan musuh, ia di promosikan untuk menjadi Mayor Jendral. Setelah itu ia kembali ke Inggris, pada tahun 1908 ia menjadi Letnan Jendral, di tahun 1909 juga ia di anugrahi gelar Kesatria. Dua tahun setelah itu Baden Powell mendirikan The Girls Guides, organisasi yang sama untuk para anak-anak dan reamaja putri selama perang dunia ke 2.

Fakta Baden Powell

1. Baden Powell lebih akrab dengan para saudaranya setelah ayahnya meninggal pada tanggal 11Juni 1960. Ketika ia berusia 3 tahun Powell sudah menjadi anak yatim, sehingga sejak dini ia sudah belajar hidup secara mandiri

2. Baden Powell telah hidup mandiri dengan dukungan kekerasan hati dan keteguhan hati ibunya yang bernama Ny Henrietta Grace

3. Sejak kecil Baden Powell suka membaca buku para Ilmuwan yang terkenal di jamannya, ia jiga merupakan sosok yang tangguh, bekerja keras, tidak mudah putus asa dan suka menolong sesama

4. Ibu Baden Powwel sempat kesulitan dalam memilihkan sekolah untuk Powell sepertu Rughby atau Eton, tapi pada akhirnya Ny Grace memilihkan sekolah Cartergouse School pada tahun 1870

5. Di sekolah itu Baden Powel menjadi anak yang populer berkat kepintarnan nya, bahkan sekolah memberikan beasiswa untuk dirinya. Di sekolah tersebut Powell mengikukti kegiatan Marching band, Melukis, Klub menembak, Sepak Bola sebagai Kiper.

6. Di Carterhouse BP mendapat julukan Bathing Tows

7. Saat usia ke 19 Powell lulus dari sekolah Carterhouse , kemudian ia memutuskan untuk bergabung di dinas kemiliteran, dengan bantuan pamannya Kolonel Henry Smith, yang merupakan komandan kolonel Royal Military Academy di Woolwich, setelah lulus dari akademi militer, ia di tempatkan di India

8. Pengalaman Powell selama di Militer inilah yang akan mempengaruhi gerakan kepanduan di Inggris

9. Selain itu Badden Powel juga di kenal sebagai orang yang mudah bergaul dengan orang baru, Ia memiliki sahabat bernama Kenneth Mc Laren, kebersamaan mereka telah membuat banyak pengalaman berharga untuk Baden Powell.

10. Setelah di tugaskan berpindah-pindah tempat, dari satu kota ke kota lain, bahkain dari satu negara kenegara lain, akhirnya Baden Powell di tempatkan di Pedalaman Afrika Selatan di kota yang bernama Mafiking. Kota inilah yang membuat Baden Powell di kenal sebagai Pahlwan, karena kemampuannya mempertahankan kota dari kepungan musuh yang sangat banyak.

11. Selama 217 hari bertahan di Kota Mafiking, Karena jasanya menyelamatkan kota tersebut, ia diangkat menjadi Mayor Jendral, hal itu membuat seluruh keluarganya bangga

12. Selama bertugas di Afrika, Baden Powell melakukan banyak petualangan yang membuat pengalamannya semakin bertambah, karena sifat itulah suku sekitar di Afrika menyebutnya sebagai IMPESSA yang berarti “Serigala yang tak pernah tidur”. Hl itu juga di sebabkan oleh sifat powell yang berani, waspada dan cekatan, termasuk merampas kalung milik Raja Dinuzulu

13. Pada tahun 1901 Baden Powell kembali ke Inggris dengan di sambut besar-besaran sebagai pahlwan Inggris, kemudian BP juga menulis buku selama petualangannya yang berjudul Aids To Scouting

14. Kemudian di tahun 1910 Baden Powell di Undang dalam acara perkumpulan Boys Brigade. Dalam acara tersebut Baden Powell di minta untuk menceritakan kisah yang iaalami selama bertugas di Afrika Selatan.

15. Pada tahun 1908 Baden Powell menulis sebuah buku yang berjudul Scouting For Boys sebuah mahakarya yang hebat, Buku ini yang membuat perkembangan kepemanduan semakin terkenal, Buku ini juga di sebarkan ke berbagai negara di eropa.

16. Pada tahun 1910, Baden Powel melepas tanggung jawab sebagai Dinas Ketentaraan dengan pangkat terakhirnnya Letnan Jendral. Setelah itu Baden Powell hanya fokus untuk mengembangkan kepanduan ke seluruh dunia

17. Pada tahun 1912, Powell Memutuskan untuk berkeliling dunia untuk menemui pada pandu di berbagai negara. Di tahun yang sama Baden Powell menikah dengan Olave St. Clair Soames (Lady Baden-Powell) dan di karuniai 3 orang anak yang bernama Peter, Heather dan Betty.

18. Pada tahun 1920 Baden Powell mengadakan perkumpulan di London Inggris acara Jambore Dunia yang pertama, di acara tersebut ia di nobatkan sebagai Bapak Pandu Sedunia, Baden-Powell juga dianugerahi gelar Lord Baden-Powell Of Gilwell, dengan julukan Baron oleh Raia George V.

19. Setelah berkeliling dunia termasuk di Batavia (Sekarang Jakarta), sepulangnya dari Jambore Australia, ia dan istrinya masa-masa akhirnya di Inggris, setelah itu ia dan istrinya kembali ke Afrika Selatan, adalah negara yang ia cintai

20. Dan Baden Powell menghabiskan masa tuanya di kota Nyeri, Kenya. Ia pada akhirnya, wafat pada tanggal 8 Januari 1941 dan dengan diantar di atas kereta yang ditarik oleh para pandu yang sangat mencintainya ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Demikian artikel tentang kisah biodata Baden Powell yang sangat luar biasa kerennya, semoga dengan tulisan singkat ini adalah lebih mengenal Baden Powell dan menghargai semua Karyanya. Semoga Bermanfaat. di rangkum dari https://id.wikipedia.org/


loading...



loading...
Kumpulan Video Buka-bukaan Cewek Zaman Now (Klik Disini)